Sabtu, 29 Juni 2013

Amankah Konsumsi Telur Tiap Hari?

http://asalasah.blogspot.com/2013/06/amankah-konsumsi-telur-tiap-hari.htmlAnda mungkin sudah mengetahui bahwa telur bisa memicu kolesterol. Dan kolesterol bisa memicu penyakit. Tapi bagaimana dengan telur yang tinggi akan protein dan enak untuk dikonsumsi. Jadi telur boleh dikonsumsi berapa banyak per hari?

Sebelumnya para ahli diet di seluruh dunia menyarankan untuk tidak mengonsumsi telur lebih dari dua per hari bagi penderita jantung. Tapi sekarang Ahli gizi dari klinik Cleveland Julia Zumpano, RD mengungkapkan pentingnya konsumsi telur ayam sebagai protein pengganti daging.

"Seseorang boleh mengonsumsi hingga empat telur seminggu. Dan bagi Anda yang tidak memiliki kolesterol tinggi, diabetes, atau kelainan jantung, Anda boleh makan sampai enam telur per minggu," kata Julia yang dilansir Everydayhealth, Minggu (23/6/2013).

Julia menjelaskan bahwa satu telur rata-rata memiliki sekitar 186 mg kolesterol. Itu hampir mencukupi total maksimum harian bagi seseorang dengan penyakit jantung. Jadi makan satu atau dua telur per hari tidak akan berisiko kolesterol tinggi.

"Tapi cobalah untuk mengurangi sumber kolesterol seperti daging merah, keju, dan mentega. Biasakan memasak tanpa minyak, atau Anda bisa merebus telurnya. Ingatlah, kolesterol itu ada di kuning telur. Jadi Anda bebas makan putih telur sebanyak yang Anda inginkan,"tambahnya.

sumber

Bermain game komputer atau online ternyata bisa membuat pusat kendali visual di otak memproses informasi lebih cepat, demikian hasil sebuah penelitian di Duke University, Amerika Serikat.
Ilustrasi pria bermain Xbox
Beberapa penelitian sebelumnya pernah menunjukkan bahwa pemain video gamememang punya kordinasi mata dan tangan lebih baik, yang berujung pada fungsi motorik yang lebih baik.

Tetapi penelitian terbaru dari Duke University ini lebih untuk mengetahui apakah bermain video game bisa menambah sensitivitas mata, menambah memori visual, atau mempercepat proses pengambilan keputusan pada manusia.

Dalam penelitian itu dilibatkan 125 sukarelawan. Mereka terdiri dari orang-orang yang gemar bermain game dan tidak pernah bermain video game sama sekali.

Mereka kemudian mengikuti sebuah tes, yang di dalamnya mereka diminta untuk melihat sebuah lingkaran yang mengelilingi delapan buah huruf. Tiap peserta tes diminta untuk mengamati ketika lingkaran itu disinari cahaya selama sepersepuluh detik. Setelah diberi jeda beberapa detik, mereka lalu diminta untuk menyebut huruf apa saja di dalam lingkaran itu.

Hasil tes itu diperlukan untuk menjawab pertanyaan: apakah banyaknya waktu yang digunakan untuk melihat sesuatu berpengaruh pada kemampuan kita untuk menyimpan informasi di dalam ingatan?
Bisa ditebak hasilnya, para pemain game mencetak skor lebih tinggi dari mereka yang tidak pernah bermain game.

"Para pemain game melihat dunia dengan cara yang berbeda. Mereka bisa mengumpulkan informasi lebih banyak dari sebuah tampilan visual," kata Greg Appelbaum, pakar kejiwaan dari Duke University, yang memimpin penelitian itu.

Menurut Appelbaum hasil penelitian menunjukkan bahwa para pemain game sebenarnya tidak memiliki memori atau ingatan yang bagus. Hanya saja mereka punya kemampuan penglihatan dan kemampuan untuk mengambil keputusan yang lebih bagus.

Mitos Dan Fakta Tentang Tidur

Kesibukan aktivitas sering membuat kita sulit tidur atau insomnia. Mitos seputar tidur sering membuat kita memutuskan sesuatu
yang belum tentu kebenarannya. Hal ini semata-mata dilakukan agar kita dapat tidur lelap di malam hari.

Agar tidak terjerumus, yuk kita lihat mana yang fakta dan mitos!

1. Tidur 8 jam sehari
Fakta: Setiap orang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda. Tak ada kaitannya dengan jumlah 8 jam. Jumlah waktu tidur yang dibutuhkan malam hari berbeda dengan waktu siang. Kuncinya adalah cari tahu
kebutuhan waktu tidur Anda dan tidak perlu wajib disesuaikan selama 8 jam.

2. Tidur menjadikan tubuh sehat
Fakta: Studi menunjukan bahwa tidur berlebih belum tentu sehat. Penelitian ini telah menemukan bahwa orang yang tidur di antara 6-8 jam memiliki tingkat kematian yang rendah, dan sebaliknya.

3. Mengganti tidur di akhir pekan
Fakta: Konsistensi yang baik adalah tubuh kita lebih memiliki bangun dalam waktu yang sama di pagi hari. Pola tidur yang kurang dalam keseharian dan menggantinya di akhir pekan akan berdampak buruk buat kesehatan. Inilah yang menyebabkan mengapa Anda sulit tidur di hari Minggu malam, karena Anda telah mengganti tidur di hari sebelumnya pada waktu siang hari.

4. Menonton TV dapat membantu untuk tidur cepat
Fakta: Menonton TV di waktu tidur akan menghambat totalitas tidur. Televisi merangsang suara, lampu, dan akan berdampak langsung pada otak. Akibatnya adalah tidur menjadi tidak rileks. Menonton TV juga dapat menyebabkan Anda bangun di tengah malam.

5. Konsumsi obat tidur
Fakta: Obat memiliki sejumlah efek samping. Rasa ngantuk yang dirasa bukan berasal dari tubuh, tapi dari antihistamin. Obat ini dapat menyebabkan pandangan kabur, tidak fokus, dan mulut kering. Yang perlu dikhawatirkan adalah Anda akan menjadi ketergantungan.

6. Alkohol dapat membatu tidur

Fakta:  Minuman beralkohol dapat membuat Anda lelah dan tidur lebih cepat (tidak heran jika minum terlalu banyak bisa membuat Anda ambruk), namun hal ini bisa membuat tidur Anda terbagi-bagi, dan
terbangun sepanjang malam.

7. Olah raga di sore hari
Fakta:  Olahraga secara teratur memang membuat kita lebih mudah tidur. Namun pastikan Anda selesai berolahraga sedikitnya tiga jam sebelum tidur. Kondisi tubuh yang lebih dingin membuat kita lebih mudah tertidur, karena latihan meningkatkan suhu tubuh. Butuh sekitar enam jam untuk mengembalikan tubuh kita pada suhu normal.

sumber

Minggu, 16 Juni 2013

7 Fakta Kejahatan Kedokteran di Dunia


Kemajuan ilmu kedokteran memang bisa menyelamatkan nyawa seseorang, tapi kadang percobaan yang dilakukan para ilmuwan melanggar etika yang ada. Ini dia 7 percobaan medis terburuk yang melibatkan subyek manusia.
Seperti dikutip dari LiveScience, Jumat (17/12/2010) ada 7 percobaan medis terburuk dalam sejarah yang melibatkan manusia sebagai subyeknya, yaitu:
1. Studi Tuskegee
Studi ini berlangsung selama 40 tahun. Menurut Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS, dinas kesehatan meluncurkan penelitian mengenai efek kesehatan dari sifilis yang tidak diobati. Sayangnya hal ini tidak diketahui oleh partisipan, baik yang mendapat perawatan sifilis maupun yang tidak.
Peneliti melacak perkembangan penyakit pada 399 laki-laki kulit hitam di Alabama, termasuk 201 laki-laki yang sehat. Ilmuwan mengungkapkan pada partisipan bahwa diriya sedang dirawat karena memiliki ‘bad blood’. Partisipan ini tidak pernah mendapatkan perlakuan yang memadai, bahkan sampai tahun 1947 ketika penisilin menjadi pilihan obat untuk mengobati sifilis.
2. Studi sifilis di Guatemala
Antara tahun 1946-1948, pemerintah AS dan Guatemala melakukan studi bersama dengan cara sengaja menginfeksikan sifilis pada tahanan di Guatemala dan pasien di rumah sakit jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bahan kimia yang bisa mencegah penyebaran penyakit.
Peneliti berusaha menginfeksikan subyek dengan cara menyuruhnya berhubungan seks dengan pelacur yang sudah terinfeksi. Meskipun penderita sifilis ini diberikan obat penisilin, tapi tidak ditemukannya perawatan lanjutan bagi pasien tersebut.
3. Percobaan bedah pada budak
Tokoh ginekologi modern, J Marion Sims banyak memperoleh ketenaran dengan melakukan operasi eksperimental terhadap perempuan budak. Sims melakukan percobaan pembedahan tanpa anestesi (sebagian anestesi belum ditemukan), namun ia mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak cukup menyakitkan. Padahal dalam Journal of Medical Ethics tahun 1993 dituliskan melakukan eksperimental dengan manusia tidak dapat diterima.
4. Pembunuhan Burke dan Hale
Sampai tahun 1830-an eksekusi pembunuhan relatif jarang, sehingga banyak ahli anatomi tubuh mengambil atau membeli tubuh manusia dari para perampok. Hingga akhirnya William Hale dan temannya William Burke membuka wirausaha penginapan dan menjual tubuh untuk dijual pada para ahli anatomi. Akibat kejahatannya tersebut Burke kemudian dihukum gantung untuk kejahatannya.
5. The Monster Study
Tahun 1939 peneliti ingin membuktikan teori bahwa perilaku gagap disebabkan oleh kecemasan seorang anak untuk berbicara. Peneliti duduk dengan anak-anak anak yatim dan mengatakan bahwa anak-anak ini menunjukkan tanda-tanda kegagapan dan tidak boleh berbicara kecuali yakin bisa berbicara dengan benar. Percobaan ini membuat anak yang tadinya normal menjadi cemas dan menjadi diam.
6. Japan’s Unit 731
Sepanjang tahun 1930-an sampai 1940-an, tentara kekaisaran Jepang melakukan perang biologis dan tes medis terhadap penduduk sipil dan sebagian besar China. Jumlah korban tewas dari eksperimental brutal ini tidak diketahui, tapi kemungkinan ada 200.000 orang.
Studi ini melibatkan sumur yang terinfeksi kolera, tipus, kutu dan para tahanan berbaris dalam cuaca dingin untuk menentukan pengobatan terbaik bagi radang dingin. Kekejaman lainnya adalah para tahanan ditutup matanya dengan gas racun, lalu dimasukkan ke ruangan sampai matanya keluar dan membedahnya saat masih hidup dan sadar.
7. Percobaan medis Nazi
Mungkin percobaan yang terkenal jahat sepanjang masa adalah yang dilakukan oleh Josef Mengele, seorang dokter SS di Auschwitz, dan ia mengumpulkan mata dari korban pasiennya. Percobaan ini menggunakan tahanan untuk menguji pengobatan terhadap penyakit menular dan perang kimia. Sementara yang lainnya dipaksa menjadi beku dalam ruangan bertekanan rendah sebagai percobaan penerbangan.
Sementara itu ad apula percobaan dengan cara mengikat payudara perempuan dengan tali sehingga peneliti bis amelihat berapa lama bayi bisa bertahan dengan kelaparan. Hingga akhirnya sang bayi disuntik dengan morfin mematikan untuk mengakhiri penderitaannya. Diketahui bahwa Mengele meninggal di Brazil tahun 1979 akibat stroke.

Setiap orang yang dilahirkan ke dunia tentu memiliki keunikan, tak ada yang sama antara satu dan yang lain. Setiap orang memiliki ciri atau atribut yang unik. Meski terlahir kembar, mereka tetap memiliki perbedaan.
Berdasar kenyataan itu, dibangunlah suatu sistem yang menggunakan ciri atau sifat identik manusia, yakni sistem biometrika. Jadi tubuh seseorang juga merupakan password bagi orang tersebut.
Biometrik terdiri dari metode unik untuk mengenali manusia berdasarkan satu atau lebih ciri-ciri fisik atau perilaku intrinsik.
Dalam ilmu komputer, pada khususnya, biometrics digunakan sebagai bentuk manajemen identitas akses dan kontrol akses. Hal ini juga digunakan untuk mengidentifikasi individu-individu dalam kelompok yang berada di bawah pengawasan.
Ada berbagai jenis sistem biometrika yang sekarang tersedia.
1. Pengenalan Sidik Jari
Sistem itu meliputi sebuah perangkat keras pemindai (scanner) dan perangkat lunak. Peranti itu merekam karakteristik sidik jari yang spesifik, menyimpan data setiap pengguna ke sebuah template.
Ketika pengguna mencoba lagi menguatkan akses, perangkat lunak membandingkan data yang tersimpan di template dan pembacaan sidik jari dari pemindai. Sistem sidik jari sangat akurat, tetapi dapat dipengaruhi perubahan pada sidik jari. Misalnya, terbakar, bekas luka, kotoran.
2. Pengenalan Wajah
Pengenalan bentuk dan posisi dari ciri wajah seseorang adalah tugas yang kompleks. Mula-mula sebuah kamera menangkap gambar sebuah wajah, kemudian peranti lunak memilah-milah pola informasi dan selanjutnya membandingkan dengan template wajah user.
3. Pengenalan Retina atau Iris
Mungkin dari semua itu yang paling aman adalah retina dan lapisan-lapisan pembuluh di belakang mata. Gambar retina sulit ditangkap dan selama pendataan, pengguna harus memusatkan pandangan ke sebuah titik serta mempertahankannya. Jadi kamera dapat menangkap gambar dengan baik.
Penentuan pada pola pembuluh darah. Pola itu unik pada setiap orang, sehingga identifikasi menjadi lebih kaurat. Sistem yang berdasar dua bagian mata, yakni iris dan retina, dipertimbangkan untuk menawarkan tingkat keamanan terbaik.
4. Geometri Lengan
Dengan sistem itu, pengguna meluruskan lengan menurut petunjuk tanda pada perangkat keras pembaca lengan (reader), menangkap gambar tiga dimensi dari jari-jari dan tulang, kemudian menyimpan data di sebuah template. Geometri lengan telah digunakan beberapa tahun dan dimanfaatkan untuk sistem keamanan pada Olimpiade 1996.
5. Geometri Jari

Peralatan itu sama untuk sistem-sistem geometri. Pengguna menempatkan satu atau dua jari di bawah sebuah kamera yang menangkap bentuk dan panjang wilayah jari serta tulang-tulangnya. Sistem menangkap gambar tiga dimensi dan mencocokkan data dengan template yang disimpan untuk menentukan identitas.
6. Pengenalan Telapak Tangan
Sama dengan pengenalan sidik jari, biometrika telapak tangan memusatkan pada susunan-susunan yang beragam. Misalnya, bagian-bagian tepi dan tak berharga yang ditemukan pada telapak tangan.
7. Pengenalan Suara
Metode itu menangkap suara dari speaker menurut sifat-sifat bahasa. Penggunaan utamanya adalah aplikasi keamanan berbasis telepon. Keakuratannya dapat dipengaruhi suara gaduh dan pengaruh penyakit atau kelelahan pada suara.
Satu masalah nyata dengan pengenalan suara adalah sistem dapat dikelabui oleh suara tape dari suara seseorang. Karena alasan itu, sistem suara lanjutan harus mampu memperluas atau memperpanjang proses verifikasi dengan memberikan perkataan-perkataan yang lebih sulit dan panjang, membaca dengan keras, atau meminta perkataan yang berbeda yang dibaca setiap waktu.
8. Pengenalan Tanda Tangan
Sistem verifikasi tanda tangan memerlukan satu hal utama, yaitu penerimaan masyarakat umum (publik). Di segala hal dari deklarasi kemerdekaan sampai slip sebuah kartu kredit, masyarakat cenderung menerima tanda tangan sebagai bukti identitas.
Betapapun sederhana sebuah tanda tangan, perlu peralatan mengukur, baik ciri yang membedakan tanda tangan maupun ciri yang membedakan dari proses penulisan tanda tangan.
Ciri itu mencakup tekanan pena, kecepatan dan titik-titik ketika pena diangkat dari kertas. Pola-pola itu ditangkap melalui sebuah pena yang dirancang khusus atau tablet (bisa juga keduanya) dan dibandingkan dengan pola-pola template.
9. DNA
Penggunaan DNA dalam teknologi biometrika erat kaitannya dengan kegiatan forensik. Penggunaanya tidak sama dengan biometrika yang lain, yang dengan waktu relatif singkat bisa memberikan keputusan.
Sebab, biometrika dengan DNA harus dilakukan di laboratorium oleh staf ahli khusus, kemudian mencocokkan, baru kemudian bisa memberikan keputusan mengenai DNA yang diperiksa.
10. Thermal Imaging
Ini berkait dengan suhu tubuh. Sistem yang memakai thermal imaging mempunyai proses yang sama dengan menembakkan sinar ke tubuh. Lalu, komputer menangkap panas tubuh seseorang itu dan memverifikasi sesuai dengan kebutuhan.
11. Bentuk Telinga

Bentuk telinga merupakan salah satu ciri khusus manusia. Bila dilihat sepintas, telinga setiap manusia memang mirip. Namun bila diukur tentu memiliki perbedaan.
12. Bau Badan
Bau badan dikembangkan menjadi teknologi sistem biometrika sesuai dengan fakta bahwa manusia memiliki bau badan yang khas. Akan tetapi muncul beberapa kendala, karena bau badan seseorang relatif berubah-ubah tergantung pada situasi fisiologis.
Bau badan seseorang usai berolahraga berbeda dari usai mandi. Itu salah satu kendala. Tingkat validasi sistem itu cenderung rendah, hampir mirip tanda tangan dan pengenalan suara.
13. Gerakan Tubuh
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaPjZLYh-oTR3qD9pTHDNMGpvTRDht5UvQSQNDPeX6VKDUEUtKdQsTkGUMzg51uWD-mZzkdNCX9liMl1xndjWxaxruVNYbryfmDEvNPxcrtirY3BQULouIbYqglyw-2dldV4HuqPmBEJY/s1600/berjalan+kaki.jpg
Gerakan tubuh manusia pada saat berjalan setiap orang itu unik. Dengan mempelajari hal tersebut kita dapat memebuat sebuah sisem keamanan ruangan dan mengenali orang tersebut dari pola dia berjalan, dengan kecerdasan buatan (AI) tentunya.

Internet Ternyata Bisa Mencegah Kepikunan

Penggunaan internet tidak hanya berfungsi sebagai jalur komunikasi dan informasi bagi seluruh dunia, ternyata bisa untuk mencegah kepikunan bagi Manusia Usia Lanjut (Manula). Hal itu terungkap dari hasil penelitian di University of California Los Angels, Amerika Serikat, yang menyatakan ‘searching’ di Web dapat menstimulasi pusat-pusat otak yang mengontrol pengambilan keputusan dan Pemikiran-pemikiran yang kompleks.
“Penggunaan internet dapat memperbaiki dan melatih fungsi otak, karena melibatkann pengendalian daya ingat dan daya visual juga akan bekerja sama seperti halnya dengan membaca. Pengendalian daya ingat dan daya visual itu juga menambah aktivitas otak untuk mengendalikan keputusan dan pertimbangan di didalam program internet,” kata Profesor Gary Small, ketua peneliti, seperti tercantum di American of Geriatric Psychiatry dan artikel komputer.
Penelitian ini melibatkan 24 relawan yang berusia antara 55 dan 76 dan Setengah darinya merupakan pengguna internet dan sisanya tidak. Setiap sukarelawan diberi perlakuan scan otak ketika mereka melakukan pencarian web dan tugas membaca buku.
Kedua jenis tugas tersebut menghasilkan bukti-bukti aktifitas yang signifikan dari otak dalam mengontrol bahasa, membaca, ingatan dan kemampuan visual. Meskipun, searching Web menghasilkan kegiatan tambahan yang signifikan di bagian terpisah dari otak yang mengontrol pengambilan keputusan dan Pemikiran kompleks, tetapi ini hanya pada orang-orang yang merupakan pengguna web/internet saja.
Para peneliti mengatakan dibandingkan membaca biasa, internet meminta orang untuk memilih tentang apa yang harus diklik untuk mendapatkan informasi relevan. Namun, mereka menyatakan bahwa pendatang baru ke web belum memiliki strategi yang diperlukan untuk berhasil melakukan pencarian web/internet dengan sukses.
Sementara Rebecca Wood, chief executive dari Alzheimer’s Research Trust, menyatakan orang usia paruh baya dan orang tua dapat mengurangi risiko kemandekan otak dementia, dengan mengambil bagian dalam kegiatan rutin aktifitas-aktifitas yang merangsang mental. “Pengguna web atau internet yang dapat meningkatkan logika dan dapa pikir serta mengurangi risiko kepikunan,” ujarnya.

Alkohol bisa berasal dari mana saja, tapi yang paling populer terdapat dalam minuman anggur, bir atau minuman keras lainnya. Ada 10 alasan kenapa minuman alkohol memang harus dijauhi. Minuman alkohol memang bisa bagus untuk kesehatan, misalnya menghangatkan tubuh di udara yang dingin. Tapi yang banyak terjadi alkohol dikonsumsi secara berlebihan hingga manfaatnya hilang. Tidak peduli berapa pun usia seseorang, alkohol bisa menimbulkan dampak yang serius terhadap kesehatan dan dirinya sendiri. Dikutip dari Livestrong, ada 10 alasan kenapa minuman alkohol layak dijauhi, yaitu:
1. Kecanduan
Kecanduan adalah salah satu efek yang paling terlihat jika seseorang menggunakan alkohol dalam jangka waktu panjang. Hal ini berarti seseorang harus minum lebih banyak sebelum mabuk atau agar bisa merasa lebih rileks.
2. Gejala balikan (withdrawal)
Seseorang akan mengalami gejala penarikan (withdrawal) ketika mencoba untuk berhenti minum secara tiba-tiba atau saat bangun keesokan harinya. Gejala ini termasuk merasa cemas, mual, muntah, mudah marah, kehilangan nafsu makan dan perasaan gemetar.
3. Penyakit hati
Menurut University of Maryland Medical Center, penggunaan alkohol bisa menyebabkan penyakit hati kronis, seperti fatty liver (lebih dari 90 persen pengguna alkohol), serta hepatitis alkoholik dan sirosis alkohol yang bisa mengakibatkan kegagalan hati.
4. Mengakibatkan kecelakaan
Alkohol akan mengganggu kemampuan seseorang mengemudi dan memperlambat proses berpikir. Gabungan kondisi ini menjadi penyebab seseorang mengalami kecelakaan setelah minum alkohol.
5. Perilaku berbahaya
Alkohol bisa mengurangi kemampuan inhibisi alami seseorang, sehingga orang yang mabuk seringkali melakukan hal-hal berbahaya tanpa disadarinya seperti berhubungan seks tanpa menggunakan kondom atau menyeberang jalan sembarangan.
6. Efek negatif terhadap suatu hubungan
Mengonsumsi alkohol tidak hanya berefek terhadap diri sendiri, tapi juga orang-orang di sekitarnya seperti anak-anak. Karenanya kekerasan rumah tangga seringkali terjadi pada orang yang menyalahgunakan alkohol dan anak-anak, mungkin menderita trauma jangka panjang akibat kebiasaan minum orangtuanya tersebut.
7. Depresi
Dalam jangka pendek, alkohol bisa memberikan efek rileksasi, tapi tanpa disadari, alkohol justru memberikan kontribusi terhadap perkembangan depresi. Sekitar 40 persen peminum berat menunjukkan tanda-tanda depresi.
8. Kehilangan pekerjaan
Semakin sering seseorang minum alkohol, maka semakin berkurang pemikirannya tentang tanggung jawab termasuk pekerjaan. Hal ini akan menurunkan produktivitas bekerja dan nantinya berujung pada pengangguran.
9. Memicu masalah hukum
Mengonsumsi alkohol bisa memicu terjadinya masalah hukum, seperti ditangkap akibat perilaku tidak tertib atau mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
10. Mengabaikan kebersihan diri sendiri
Seseorang yang mengonsumsi alkohol lama kelamaan akan mengabaikan kebersihan dirinya sendiri, seperti memakai baju yang sama berulang-ulang, jarang mandi atau lupa menyikat gigi. Karena yang ada di dalam pikiran orang tersebut hanyalah alkohol dan berhenti memikirkan hal lainnya.