Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Juni 2013

10 Kemampuan Hewan Yang Unik

Burung Imigran










Banyak jenis burung, khususnya yang suka bermigrasi, bisa memanfaatkan medan magnetik bumi agar tetap pada jalur/arah yang tepat dalam penerbangan yang jauh. Para Ilmuwan masih bertanya-tanya bagaimana mereka melakukannya, akan tetapi salah satu penelitian terbaru mengatakan bahwa mungkin mempunyai semacam kemampuan yang membuat mereka bisa “melihat” garis magnetik bumi sebagai sebuah pola warna atau cahaya yang melapisi penampakan di daerah sekitarnya.

Drum Fish










Beberapa jenis ikan sperti ikan drum “mendengar” menggunakan “air bladders”. Ia mendeteksi getaran suara dan menghubungkan getaran tersebut ke telinga bagian dalam melalui satu set tulang di tengah telinga yang disebut “Weberian apparatus.” Sel-sel rambut dalam telinga bagian dalam merespon getaran tersebut dan mentransfer informasi suara ke otak ikan drum.

Tikus










Kebanyakan tikus penglihatannya tidaklah tajam, tapi mereka mengatasi kekurangan tersebut dengan sungut pada moncongnya. Para tikus mempunya rambut yang panjang yang juga di sebut “vibrissae” laykanya tongkat bagi orang yang buta. Dengan mengggetarkan sungut mereka pada benda di depannya tikus dan hewan pengerat lainnya mencitra bentuk dan keadaan di sekelilingnya.

Ngengat







Bagi banyak ngengat, istilah “love is in the air” atau cinta itu di awang-awang adalah sesuatu yang nyata bukan hanya kata para pujangga. Serangga berbulu lembut ini bisa mendeteksi “sinyal cinta” yang disebut “pheromones” yang dipancarkan dari lawan jenis dari jarak hingga 7 mil atau kurang lebih 11 kilo meter. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manusia bisa juga mendeteksi “pheromones”, tapi spertinya hal ini masih memerlukan pembuktian.

Ular










Ketika seekor ular sedang “melet-melet” atau menjulurkan lidah “garpu”nya mungkin tampak konyol bagi manusia, akan tetapi sebenarnya itu ada gunanya karena ular tersebut sebenarnya sedang mencium atau merasakan sekelilingnya. Seekor ular menggunakan lidahnya untuk mengumpulkan partikel yang melayang di udara. Lidah yang berlapis tersebut kemudian ditempelkan ke suatu lubang istimewa di langit-langit mulutnya yang di sebut “organ Jacobson’s”. Disana kemudian bau-bauan dari partikel yang di masukkan di proses dan diterjemahkan kedalam sinyal listrik yang dikirimkan ke otak ular sehingga ular mampu mengetahui keadaan sekelilingnya.

Kucing

















Kucing mempunyai sebuah membran yang mirip cermin dibelakang mata mereka yang memungkinkan bagi mereka untuk berburu didalam kegelapan yang sangat pekat. Membran ini di sebut “tapetum lucidum”. Membran ini memantulkan kembali cahaya setelah cahaya tersebut melewati retina yang mana memberikan kesempatan lagi untuk mengambil photon cahaya saat cahaya lewat lagi untuk kedua kalinya. Ini memberikan penglihatan yang sangat tajam bagi kucing.

Burung penghisap madu










Burung kolibri yang biasa menghisap madu pada bunga sambil terbang mampu menyesuaikan diri dengan panjang gelombang cahaya di luar daya lihat manusia. Burung yang nampak berwarna kuning bagi kita sering memancarkan atau berpendar dengan warna cahaya yang kita tidak punya nama untuk warna tersebut, yang lebih dekat kepada cahaya ultra violet. Teleskop semisal teleskop Hubble membuat gambar dengan ultraviolet yang kemudian di beri warna oleh para ilmuwannya sehingga kita bisa menikmati gambarnya.

Boa










Organ sensitive terhadap temperature yang terletak diantara mata dan nostril ular berbisa membuat ular bisa mendeteksi panas badan dari mangsa mereka.
Organ ini terletak pada setiap sisi kepala ular, jadi hewan ini bisa mengamati dengan seksama kemudian melancarkan serangan yang mematikan meskipun dalam keadaan gelap gulita

Hiu










Jangan pernah mencoba bermain petak umpet dengan seekor hiu karena kemungkinannya besar sekali anda akan kalah. Ikan hiu mempunyai sel-sel istimewa di dalam otaknya yang sangat sensitive terhadap medan listrik yang terdapat pada tubuh makhluk lainnya. Kemampuan seperti ini sangat hebat pada beberapa jenis hiu hingga mereka bisa menemukan ikan yang bersembunyi di bawah pasir dengan sinyal listrik yang dipancarkan urat gerak mereka.

Kelelawar











Kelelawar menghindari rintangan dengan memancarkan cuitan ultrasonik dan menterjemahkan pantulan yang disebabkan setelah gelombang ultrasonik setelah memantul dari benda disekelilingnya. Sonar biologis ini yang disebut “echolocation” juga di pergunakan oleh ikan lumba-lumba untuk berenang pada kadalaman laut yang gelap.
Kamu mungkin sering nonton fil yang bertemakan monster atau mahluk mengerikan dari planet jauh yang sedang menginfasi bumi, tapi kamu gak sadar mahluk2 itu sebetulnya ada di sekitar kita, bukan alien maksudnya. mereka adalah mahluk2 biasa yang sering kita lihat namun kita sering tidak peduli. memang ukuran mahluk2 ini terbilang kecildan tidak berbahaya, namuan jika kamu menggunakan miscroscope untuk melihatnya maka bentuk aneh dan menyeramkan yang bisa kamu lihat? siapakah mereka berikut foto-fotonya.

Tungau

Tungau adalah sekelompok hewan kecil bertungkai delapan yang, bersama-sama dengan caplak, menjadi anggota superordo Acarina. Tungau bukanlah kutu dalam pengertian ilmu hewan walaupun sama-sama berukuran kecil (sehingga beberapa orang menganggap keduanya sama). Apabila kutu sejati merupakan anggota Insecta (serangga), tungau lebih berdekatan dengan laba-laba dilihat dari kekerabatannya.

Kutu kepala manusia


Kutu kepala adalah sejenis parasit penghisap darah yang biasanya hidup dibagian kepala. Kutu betina mampu bertelur enam buah sehari. Telur ini selalu melekat dengan kuat pada rambut. Telur-telur ini akan menetas setelah kurang lebih 8 hari.

Kutu kepala merebak dengan cepat melalui sentuhan dengan rambut yang bermasalah. Ia juga dapat melompat ke kepala melalui berus atau sikat rambut, topi, bantal dan tuala.

Belatung


Belatung atau bernga/berenga adalah larva dari lalat. Beberapa jenis belatung yang ditemukan dalam mayat dapat berguna bagi ilmuwan forensik. Dari tahapan perkembangan, belatung ini dapat digunakan untuk menandakan lamanya waktu sejak kematian, dan juga tempat organisme bersangkutan mati.

Ukuran belatung lalat rumah tangga adalah 9,5–19,1 mm. Identifikasi belatung menggunakan klasifikasi yang disebut tahapan "Instar". Belatung tahap instar I panjangnya 2–5 mm; instar II 6–14 mm; instar III 15–20 mm. Masing-masing tahap tersebut berlangsung selama berturut-turut 2–3 hari, 3–4 hari, dan 4–6 hari (rata-rata untuk lalat rumah) sejak telur diletakkan. Dengan menggunakan data tersebut dan tanda-tanda lain, waktu kira-kira sejak kematian dapat diperkirakan oleh ilmuwan forensik.

Earwig


Earwig sebenarnya adalah sebutan orang barat terhadap serangga ini. Di beberapa daerah di Indonesia sendiri, hewan ini dikenal dengan nama cocopet. Nama "earwig" berasal dari kata-kata dalam bahasa Inggris "ear" (kuping) & "wiggle" (sesuatu yg bergerak). Nama itu muncul karena adanya mitos bahwa hewan ini biasa masuk ke dalam telinga manusia & kemudian tinggal di dalamnya. Mitos yg sepenuhnya salah, namun earwig memang kadang-kadang tidak sengaja masuk ke lubang telinga karena mencari tempat persembunyian mengenai hal itu akan dibahas di bawah.

Earwig mudah dikenali dengan melihat tubuhnya yg kecil & ekornya yg panjang dengan semacam capit di ujungnya. Earwig sendiri rata-rata memang berukuran kecil - umumnya sekitar 1-3 cm, walaupun earwig St. Helena bisa tumbuh hingga ukuran 8 cm. Ekor (atau lebih tepat abdomennya) earwig sangat lentur sehingga ia bisa membengkokkan ekornya ke depan seperti kalajengking & menggunakan capit di ujungnya untuk berbagai keperluan.

Mereka bisa menggunakan capit di ujung ekornya untuk menangkap - dan kadang-kadang sampai memotong mangsa & musuhnya. Beberapa spesies earwig juga diketahui mengunakan capit di ujung ekornya sebagai alat bantu dalam perkawinan.

Beruang air

Tardigrades (dikenal dengan Water Bears / Beruang Air) merupakan bagian dari supefilum Ecdysozoa, filum Tardigrada. Ukurannya sangat kecil, hidup di air, dengan kaki berjumlah delapan. Tardigrades pertama kali dideskripsikan oleh Eprhaim Goeze pada tahun 1773.

Nama Tardigrades berarti "pejalan lambat" yang diberikan oleh Spallanzani (1777). Panjang tubuh tardigrades dewasa adalah 1,5 mm, paling kecil ukurannya 0,1 mm, larvanya berukuran 0,05 mm.


Tardigrades bisa ditemukan di semua bagian dunia, mulai dari puncak Himalaya hingga di dasar samudera, dan dari kutub hingga di bagian ekuator. Tempat yang paling disukai di tempat berganggang. Di pantai, tanah maupun di air dapat dijumpai binatang mini ini.


Hal yang paling menarik dari hewan ini adalah kemampuan untuk beradaptasi di lingkungan yang sangat ekstrim. Tardigrades dapat bertahan di lingkungan yang beku (0 derajat celcius) hingga di tempat yang bertemperatur tinggi (151 derajat celcius).


Bahkan dapat bertahan terhadap radiasi 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan jumlah radiasi di mana makhluk hidup lain dapat bertahan. Oleh karena itu, tardigrades dikenal sebagai hewan yang polyextremeophiles.


Dengan kemampuan tersebut, tardigrades merupakan makhluk hidup yang dapat bertahan bila terjadi perang nuklir atau bencana alam lain yang ekstrim. Bahkan tardigrades dapat hidup selama 120 tahun dalam kondisi kering.


Kemampuan unik lainnya dari tardigrades adalah dapat bertahan di keadaan angkasa luar yang hampa udara. Pada suatu penelitian tardigrades dapat hidup selama10 hari di lingkungan luar angkasa.


Tardigrades yang mengangkasa menggunakan pesawat luar angkasa FOTON-M3 oleh European Space Agency, dapat bertahan hidup dalam keadaan hampa udara, terpapar sinar kosmik, dan bahkan dapat bertahan terhadap radiasi UV matahari 1000 kali lebih tinggi dibandingkan radiasi di permukaan bumi.


Lalat buah


Drosophila melanogaster adalah jenis serangga bersayap yang masuk ke dalam ordo Diptera, (bangsa lalat). Spesies ini umumnya dikenal sebagai lalat buah dalam pustaka-pustaka biologi eksperimental (walaupun banyak jenis lalat-lalat buah lainnya) dan merupakan organisme model yang paling banyak digunakan dalam penelitian genetika, fisiologi, dan evolusi sejarah kehidupan.

Drosophila melanogaster populer karena sangat mudah berbiak (hanya memerlukan waktu dua minggu untuk menyelesaikan seluruh daur kehidupannya), mudah pemeliharaannya, serta memiliki banyak variasi fenotipe yang relatif mudah diamati.

Rayap


Rayap adalah serangga sosial anggota bangsa Isoptera yang dikenal luas sebagai hama penting kehidupan manusia. Rayap bersarang di dan memakan kayu perabotan atau kerangka rumah sehingga menimbulkan banyak kerugian secara ekonomi. Rayap masih berkerabat dengan semut, yang juga serangga sosial. Dalam bahasa Inggris, rayap disebut juga "semut putih" (white ant) karena kemiripan perilakunya.

Kutu daun


Kutu daun kapas Aphis gossypii Glover (Homoptera: Aphididae) merupakan salah satu hama yang menyerang daun muda dan pucuk tanaman , terutama pada tanaman musim kemarau. Serangga ini bersifat polifag dan kosmopolitan, menyerang dengan cara menusuk dan mengisap cairan sel-sel epidermis dan mesofil daun dengan menggunakan stiletnya.