Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Juni 2013


Microsoft Office has encountered a problem and needs to close

Pesan "Microsoft Office xxx has encountered a problem and needs to close" tersebut pernah saya temui yaitu ketika menjalankan microsoft word, excel, power point dan terakhir kemaren sewaktu menjalankan microsoft outlook. Saya tidak tau persis kenapa error pada microsoft office tersebut bisa terjadi, postingan kali ini hanya akan membahas cara saya mengatasi pesan "Microsoft Office has encountered a problem and needs to close" berdasarkan pengalaman yang pernah saya temui.


1. Microsoft Office Powerpoint has encountered a problem and needs to close
Kasus pertama yang saya temui adalah error pada Microsoft Powerpoint. Cara untuk mengatasinya pada waktu itu cukup dengan me-repair paket microsoft office application, dan Microsoft Powerpoint bisa kembali berjalan normal.

2. Microsoft Office Word has encountered a problem and needs to close

Kasus Microsoft Word error juga pernah saya temui, sesaat setelah micosoft word menampilkan pesan "Microsoft Office Word has encountered a problem and needs to close" komputer kemudian merestart sendiri. Karena disertai dengan kasus komputer restart sendiri, maka saya kemudian membuka casing komputer dan mengecek pengkabelan pada tiap komponen pada CPU, dan ternyata benar ada kabel power untuk hardisk yang kendor. Setelah kabel saya pasang kembali dengan benar, saya nyalakan lagi komputer dan pesan eror tersebut tidak pernah keluar lagi.

3. Microsoft Office Excel has encountered a problem and needs to close
Error juga terjadi pada microsoft excel. Setelah excel dibuka beberapa saat kemudian muncul jendela "Microsoft Office Excel has encountered a problem and needs to close". Saya kemudian mencoba merepairnya, tetapi hasilnya tetap sama. Akhirnya saya mencoba login dengan user account yang lain. dan ternyata microsoft excel dapat berjalan normal. Akhirnya saya memutuskan untuk merename user account yang lama (kalau datanya sudah dipindah, usernya didelete juga ga apa-apa). Kemudian saya login lagi dengan user Account tersebut, Windows XP kemudian akan membuat setingan profile baru dari awal kembali. Hasilnya Microsoft Excel tidak lagi menampilkan pesan error.

NB:
Folder user accout pada Windows XP terdapat pada folder C:\Documents and Settings\nama_user. Data-data user biasanya terdapat pada folder C:\Documents and Settings\nama_user\desktop dan C:\Documents and Settings\nama_user\My Documents. Jadi kalau hendak mendelete folder user account, pastikan data-datanya sudah dibackup.

4. Microsoft Office Outlook has encountered a problem and needs to close

Kasus yang terakhir saya temui kemaren adalah pada Microsoft Outlook. Untuk kasus ini ternyata penyebabnya adalah file outlook.ost (offline file microsoft exchange) pada folder C:\Documents and Settings\nama_user\Local Settings\Application Data\Microsoft\Outlook. Solusinya, pindahkan email-email yang terdapat pada Mailbox Microsof Exchange (yang nantinya tersimpan pada file outlook.ost) ke dalam Personal Folder File (.pst).

NB:
Untuk kasus Microsoft Office Excel has encountered a problem and needs to close pernah juga pernah terjadi karena disk space pada drive C yang sudah hampir penuh. Solusinya hardisk (drive C tersebut) harus di clean-up, dan sebagian data-datanya dipindahkan ke drive lain.
Mungkin temen-temen pembaca blog gaptek ini masih ingat tentang kasus dokumen dari attachment email yang hilang beberapa waktu lalu. Waktu itu saya disibukkan mencari dokumen attachment email yang telah saya edit kemudian saya close, tetapi ketika saya mau buka lagi lokasi filenya ga saya temukan karena tersembunyi di temporary folder.

file is locked for editing by another user

Hampir sama menyita waktunya ketika saya mencari-cari file dalam kasus diatas, kemaren saya dihadapkan pada persoalan attachment email yang tidak bisa dibuka. Kasus ini saya alami pada Microsoft Outlook 2010 dengan OS Windows 7. Setiap attachment yang dibuka maka akan menimbulkan pesan error : file is locked for editing by 'another user' seperti terlihat pada gambar diatas.

Ketika saya klik OK, dokumen attachment email tetap tidak terbuka malahan keluar error: "Word experienced an error trying to open the file. Try these suggestions."  seperti terlihat pada gambar dibawah ini (kebetulan attachment email tersebut berupa file word).

word experienced an error trying to open the file


Setelah melakukan berbagai cara akhirnya saya teringat pada beberapa kasus error di profile user yang bisa diselesaikan dengan cara membuat ulang folder user untuk profile user tersebut.

Kalau di windows xp folder user ini lokasinya ada di C:\Documents and Settings\nama_user, sehingga apabila kita akan membuat ulang folder tersebut kita tinggal login menggunakan account lain selevel administrator, rename folder nama_user tersebut (klo tidak ada datanya bisa langsung didelete) kemudian login lagi dengan account nama_user tadi, maka otomatis folder nama_user akan terbentuk lagi di C:\Documents and Settings\.

Untuk windows 7 ternyata folder user ini terdapat di lokasi C:\Users\nama_user, meskipun proses mengganti folder user tersebut tidaklah segampang di windows xp, tetapi pada intinya langkah pengerjaannya hampir sama dengan cara tersebut diatas.
"Error 2908. An internal error has occured" Pernahkah temen-temen mendapati error pada microsoft office 2007 seperti diatas? Ya, error tersebut saya alami ketika hendak me-reinstall microsoft office 2007 yang corrupt sehingga tidak bisa dijalankan. Detail error message adalah seperti terlihat pada gambar dibawah:

Error 2908 An internal error has occured

Error 2908 yang terjadi saat hendak menginstall Micrososoft Office 2007 tersebut ternyata disebabkan karena rusaknya komponen microsoft dot.net framework. Untuk itu kita harus merepair atau melakukan uninstall lalu install lagi microsoft dot net framework tersebut dari jendela Add Remove Program di Control Panel.  

  • Klick Start | Control Panel
  • Add or Remove Programs | Pilih Microsoft .NET Framework
  • Remove/Uninstall
  • Restart komputer
  • Download dan install lagi Microsoft .NET framework (saya menggunakan Microsoft .NET framework 3.5 yang dapat didownload disini)
  • Install kembali Microsoft Ofiice 2007
Dengan cara merepair Microsoft .NET framework 3.5 seperti diatas, Error 2908 saat menginstall Microsoft Office 2007 berhasil diatasi.

Cara me-Repair Windows Tanpa Install Ulang

Ada banyak software yang bisa kita gunakan untuk memperbaiki kerusakan Windows. Salah satunya yang pernah saya ulas adalah software XP Quick Fix (untuk memperbaiki Windows XP) atau 7 Quick Fix (untuk memperbaiki Windows 7). Selain software tersebut minggu kemarin saya telah mencoba sebuah software yang berfungsi hampir sama yaitu software Windows Repair (All In One).

Beberapa kerusakan Windows yang dapat diperbaiki oleh Windows Repair ini diantaranya adalah:
  • Reset Registry Permissions
  • Reset File Permissions
  • Register System Files
  • Repair WMI
  • Repair Windows Firewall
  • Repair Internet Explorer
  • Repair MDAC & MS Jet
  • Repair Hosts File
  • Remove Policies Set By Infections
  • Repair Icons
  • Repair Winsock & DNS Cache
  • Remove Temp Files
  • Repair Proxy Settings
  • Unhide Non System Files
  • Repair Windows Updates
  • Repair CD/DVD Missing/Not Working

Windows Repair

Berbeda dengan XP Quick Fix yang langsung memperbaiki windows dengan sekali klik, aplikasiWindows Repair memberikan kita guide berupa tahap-tahap yang sebaiknya kita lakukan dalam melakukan perbaikan Windows, yaitu:
  1. Membersihkan Computer dari Malware, virus dan sebagainya.
    Pada tahap ini kita akan diberikan link untuk mendownload antivirus dan malware cleaner. Apabila Anda yakin komputer tidak terinfeksi virus maka langkah no 1 ini bisa diabaikan.

  2. Memperbaiki kerusakan File System pada Hardisk.
    Langkah kedua adalah pengecekan hardisk dari adanya file system yang error. Tool yang digunakan adalah utility Check Disk bawaan Windows yang terbukti cukup ampuh untuk memperbaiki kerusakan file system hardisk. Sebaiknya lakukan saja langkah pengecekan file system ini. Sebagai catatan untuk melakukan langkah ini diperlukan CD Installer Windows XP.

  3. Menjalankan System File Check (SFC). Langkah selanjutnya yang juga sebaiknya kita lakukan untuk memperbaiki kerusakan windows adalah dengan menjalankan tool System File Checker. System file checker berfungsi untuk melakukan pengecekan pada seluruh file windows dan memperbaikinya bila ada kerusakan.

  4. Registry Backup & System Restore.
    Langkah terakhir sebelum melaukan perbaikan windows adalah dengan membuat System Restore Point dan Registry Backup, untuk jaga-jaga apabila proses perbaikan system windows tidak berjalan mulus.

  5. Start Repair Computer.
    Dalam langkah Repair Windows ini ada 3 opsi yang dapat kita pilih yaitu Basic Mode, Advanced Mode dan Custom Mode. Selanjutnya klik Start untuk memulai.
Aplikasi Windows Repair ini pada dasarnya bekerja dengan melakukan re-seting (seting kembali) system Windows ke kondisi semula. Dengan begitu kita bisa merepair Windows tanpa perlu install ulang. Walaupun demikian, tidak semua kerusakan windows bisa diperbaiki oleh aplikasi Windows Repair ini, bila kerusakan terlalu parah, langkah install ulang Windows tidak bisa dielakkan.

Tertarik untuk mencoba aplikasi Windows Repair (3.9MB), download aplikasinya [disini]